Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Edisi Wacana Keislaman Kontemporer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edisi Wacana Keislaman Kontemporer. Tampilkan semua postingan

MENYOAL STATUS AGAMA-AGAMA PRA ISLAM

MENYOAL STATUS AGAMA-AGAMA PRA ISLAM
MENYOAL STATUS AGAMA-AGAMA PRA ISLAM
Rp. 85.000,-
Rp. 75.000,-

PEMESANAN

085756777030

Detail Buku
Judul
Menyoal Status Agama- Agama Pra Islam  
No. ISBN978-979-433-877-3
PenulisSa'dullah Affandy
PenerbitMizan
Tanggal terbitApril 2015
Jumlah Halaman282
Berat Buku300 gram
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis
Islam diyakini oleh pemeluknya sebagai agama terakhir yang diturunkan oleh Allah bagi umat manusia melalui risalah Nabi Muhammad, nabi pamungkas dari seluruh nabi. Sebagai agama terakhir, Islam diyakini bukan sekadar menyempurnakan dan melengkapi agama-agama sebelumnya, tetapi bahkan menghapuskan keberlakuan agama-agama tersebut. Dengan kata lain, sejak kedatangan agama Islam, maka agama-agama lain dianggap telah obsolete alias kedaluwarsa, dan karenanya dinyatakan tidak berlaku lagi. Demikianlah keyakinan mayoritas (jumhur) umat Islam dewasa ini.

Buku ini menawarkan pandangan yang berbeda dengan mainstream: bahwa Islam memang benar melengkapi dan menyempurnakan agama-agama sebelum, tetapi tidak menghapuskan agama-agama sebelumnya. Argumen itu didasarkan atas pengkajian terhadap khazanah tafsir atas ayat-ayat QS 2: 62, 2: 106, dan 3: 85.

Gagasan ini mengingatkan kita kepada pengertian Islam dalam makna generiknya sebagai “kepasrahan atau ketundukan” kepada Tuhan yang merupakan agama seluruh nabi-nabi, dan bukan Islam dalam pengertian institusi agama yang secara eksklusif dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Sejalan dengan pengertian itu, jaminan keselamatan di akhirat ditentukan oleh tiga hal fundamental: keyakinan kepada Tuhan dan Hari Akhir yang dibarengi dengan amal saleh. Jaminan demikian berlaku bagi agama apa pun.

Buku ini tentu mengundang pembaca untuk merenungkan kembali makna dan hakikat Islam. Pada gilirannya, pemahaman tentang Islam akan berdampak pada hal-hal lain seperti jaminan keselamatan, toleransi, kebenaran agama(-agama), hubungan antar-agama, titik temu dan titik beda agama-agama, berikut implikasi-implikasi sosial-politik-ekonomi-budaya yang menyertainya.

Buku ini telah membuka arah baru dalam kajian al-Quran seputar keabsahan agama-agama samawi pra-Islam, khususnya Yahudi dan Kristen. Alhasil, saya sangat mengapresiasi hasil penelitian doktoral saudara Sadullah ini, intelektual muda NU yang kembali membuka jalan bagi dialog dan persaudaraan antar-iman yang sejati. (Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA. Ketua Umum PBNU).

Sebagai wacana akademik, upaya yang dilakukan oleh Saudara Sadullah ini patut mendapatkan penghargaan. Hasil penelitian ini bisa menjadi pemantik munculnya diskusi tentang ilmu keagamaan yang lebih intens, khususnya terkait dengan topik yang ditelitinya. Sehingga bisa lebih menggairahkan kajian ilmu keagamaan di Indonesia. (Dr. KH. Maruf Amin, ketua Komisi Fatwa MUI).

Penelitian ini agaknya mampu menjawab kegelisahan para tokoh agama terkait posisi agama-agama pra-Islam. Kehadiran Islam, menurut hasil riset penulis merupakan kelanjutan dari episode sejarah agama-agama sebelumnya, bukan menganulirnya. Salah satu kekuatan buku ini adalah kemampuan penulis dalam mengawinkan kajian klasik dan modern dalam konklusi yang dapat dipertanggung-jawabkan. Sebagai santri tradisional, kajian saudara Sadullah dapat menjadi pelopor bangkitnya pemikiran kaum pesantren yang dapat diterima di semua lapisan masyarakat, serta dunia keilmuan umumnya. (Prof. Dr. Azyumardi Azra, Cendekiawan Muslim).

Dalam bukunya ini Dr. Sa'dullah membuktikan, dengan mendasarkan diri pada metodologi tafsir al-Qur'an, bahwa dengan datangnya Islam keabsahan agama-agama lain tidak dihapus. Penelitian ini merupakan sumbangan penting baik bagi pengertian pluralisme pada umumnya maupun bagi pengertian diri Islam.  (Romo Franz Magnis-Suseno, Tokoh Katolik dan Ketua Yayasan Dhriyarkara Indonesia).

Karya Dr. Sadullah, kader muda NU, yang ada di tangan pembaca ini adalah salah satu corak tafsir yang lentur itu yang telah lama menjadi isu kontroversial di kalangan umat manusia. (Ahmad Syafii Maarif, Direktur Maarif Institute dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah).


Buku ini telah berhasil menjawab banyak pertanyaan tentang hubungan antara agama-agama samawi. Pembahasannya detail dan ilmiah, kombinasi antara literatur klasik dan modern sangat memadai sehingga bisa memberikan sumbangan yg amat berarti bagi kalangan akademisi, dalam kajian keislaman baik tafsir, akidah dan perbandingan agama. (Dr. KH. Ahsin Sacho Muhammad, MA. Pakar Tafsir dan mantan Rektor IIQ Jakarta
MENYOAL STATUS AGAMA-AGAMA PRA ISLAM
MENYOAL STATUS AGAMA-AGAMA PRA ISLAM
Rp. 85.000,-
Rp. 75.000,-

PEMESANAN

085756777030

Detail Buku
Judul
Menyoal Status Agama- Agama Pra Islam  
No. ISBN978-979-433-877-3
PenulisSa'dullah Affandy
PenerbitMizan
Tanggal terbitApril 2015
Jumlah Halaman282
Berat Buku300 gram
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis
Islam diyakini oleh pemeluknya sebagai agama terakhir yang diturunkan oleh Allah bagi umat manusia melalui risalah Nabi Muhammad, nabi pamungkas dari seluruh nabi. Sebagai agama terakhir, Islam diyakini bukan sekadar menyempurnakan dan melengkapi agama-agama sebelumnya, tetapi bahkan menghapuskan keberlakuan agama-agama tersebut. Dengan kata lain, sejak kedatangan agama Islam, maka agama-agama lain dianggap telah obsolete alias kedaluwarsa, dan karenanya dinyatakan tidak berlaku lagi. Demikianlah keyakinan mayoritas (jumhur) umat Islam dewasa ini.

Buku ini menawarkan pandangan yang berbeda dengan mainstream: bahwa Islam memang benar melengkapi dan menyempurnakan agama-agama sebelum, tetapi tidak menghapuskan agama-agama sebelumnya. Argumen itu didasarkan atas pengkajian terhadap khazanah tafsir atas ayat-ayat QS 2: 62, 2: 106, dan 3: 85.

Gagasan ini mengingatkan kita kepada pengertian Islam dalam makna generiknya sebagai “kepasrahan atau ketundukan” kepada Tuhan yang merupakan agama seluruh nabi-nabi, dan bukan Islam dalam pengertian institusi agama yang secara eksklusif dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Sejalan dengan pengertian itu, jaminan keselamatan di akhirat ditentukan oleh tiga hal fundamental: keyakinan kepada Tuhan dan Hari Akhir yang dibarengi dengan amal saleh. Jaminan demikian berlaku bagi agama apa pun.

Buku ini tentu mengundang pembaca untuk merenungkan kembali makna dan hakikat Islam. Pada gilirannya, pemahaman tentang Islam akan berdampak pada hal-hal lain seperti jaminan keselamatan, toleransi, kebenaran agama(-agama), hubungan antar-agama, titik temu dan titik beda agama-agama, berikut implikasi-implikasi sosial-politik-ekonomi-budaya yang menyertainya.

Buku ini telah membuka arah baru dalam kajian al-Quran seputar keabsahan agama-agama samawi pra-Islam, khususnya Yahudi dan Kristen. Alhasil, saya sangat mengapresiasi hasil penelitian doktoral saudara Sadullah ini, intelektual muda NU yang kembali membuka jalan bagi dialog dan persaudaraan antar-iman yang sejati. (Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA. Ketua Umum PBNU).

Sebagai wacana akademik, upaya yang dilakukan oleh Saudara Sadullah ini patut mendapatkan penghargaan. Hasil penelitian ini bisa menjadi pemantik munculnya diskusi tentang ilmu keagamaan yang lebih intens, khususnya terkait dengan topik yang ditelitinya. Sehingga bisa lebih menggairahkan kajian ilmu keagamaan di Indonesia. (Dr. KH. Maruf Amin, ketua Komisi Fatwa MUI).

Penelitian ini agaknya mampu menjawab kegelisahan para tokoh agama terkait posisi agama-agama pra-Islam. Kehadiran Islam, menurut hasil riset penulis merupakan kelanjutan dari episode sejarah agama-agama sebelumnya, bukan menganulirnya. Salah satu kekuatan buku ini adalah kemampuan penulis dalam mengawinkan kajian klasik dan modern dalam konklusi yang dapat dipertanggung-jawabkan. Sebagai santri tradisional, kajian saudara Sadullah dapat menjadi pelopor bangkitnya pemikiran kaum pesantren yang dapat diterima di semua lapisan masyarakat, serta dunia keilmuan umumnya. (Prof. Dr. Azyumardi Azra, Cendekiawan Muslim).

Dalam bukunya ini Dr. Sa'dullah membuktikan, dengan mendasarkan diri pada metodologi tafsir al-Qur'an, bahwa dengan datangnya Islam keabsahan agama-agama lain tidak dihapus. Penelitian ini merupakan sumbangan penting baik bagi pengertian pluralisme pada umumnya maupun bagi pengertian diri Islam.  (Romo Franz Magnis-Suseno, Tokoh Katolik dan Ketua Yayasan Dhriyarkara Indonesia).

Karya Dr. Sadullah, kader muda NU, yang ada di tangan pembaca ini adalah salah satu corak tafsir yang lentur itu yang telah lama menjadi isu kontroversial di kalangan umat manusia. (Ahmad Syafii Maarif, Direktur Maarif Institute dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah).


Buku ini telah berhasil menjawab banyak pertanyaan tentang hubungan antara agama-agama samawi. Pembahasannya detail dan ilmiah, kombinasi antara literatur klasik dan modern sangat memadai sehingga bisa memberikan sumbangan yg amat berarti bagi kalangan akademisi, dalam kajian keislaman baik tafsir, akidah dan perbandingan agama. (Dr. KH. Ahsin Sacho Muhammad, MA. Pakar Tafsir dan mantan Rektor IIQ Jakarta

DETIK-DETIK PEMBONGKARAN AGAMA

DETIK-DETIK PEMBONGKARAN AGAMA
DETIK-DETIK PEMBONGKARAN AGAMA
Rp 65.000
Rp 55.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulDetik-detik Pembongkaran Agama 
No. ISBN-
PenulisNur Khalik Ridwan
PenerbitAr-Ruzz
Tanggal terbit2013
Jumlah Halaman-310
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia

Sinopsis

Keberanian Penulis buku dalam melakukan “revolusi” atas kemapanan tafsir teks agama yang ia “curigai” tidak berpihak pada kalangan arus bawah, tidak sensitif pluralisme, dan cenderung menyokong para pengibar bendera kaum “ Islam borjuis”, sulit dipungkiri. Keberanian ini bisa jadi merupakan milestone bagi Detik-detik Pembongkaran Agama. Keberanian itu, yang pasti, bukanlah omong kosong belaka. Saking beraninya Sang Kelik demikian para koleganya biasa memanggil melakukan revolusi, andai saja ulama-ulama “tradisionalis” Jawa yang memiliki otoritas penuh atas “kerajaan-kerajaan” pesantrennya, atau andai saja kaum tektualis-normatif, atau siapa pun dan pemeluk agama apa pun, yang masing memegangi dan memahami agama dalam makna formal-ritual beserta pengakuan mereka akan keniscayaan klaim kebenaran atas agama yang mereka peluk, mengapa membaca buku ini, niscaya klaim kafir, murtad dan sang penyesat akan segera mereka lontarkan pada penulis buku. Bukan hanya itu, salah-salah fatwa mati pun bisa buru-buru dikeluarkan.

Salah satu doktrin yang coba di Dekonstruksi oleh penulis adalah perihal konsep Muhammad sebagai "Penutup para Nabi" yang seringkali dimaknai secara "hitam-putih", meskipun menurut penulis konsep tersebut memiliki beberapa kelemahan mendasar dari sisi interpretasi, logika dan fenomena rilnya dan tersebut seringkali menimbulkan prahara mencekam hubungan psikologis-sosiologis didalam internal kaum Muslim sendiri.

Buku ini tidak ditujukan bagi “sembarang” orang. Mungkin tidak juga untuk Anda, karena terlalu mengguncangkan. Hanya mereka yang memiliki jiwa revolusioner dan pemahaman inklusif-lah  yang bisa mencerna buku ini dengan akal sehat. Buku ini tidak direkomendasikan bagi mereka yang memiliki penyakit “jantung” karena akan memicu andrenalin dan spot jantung pembaca.

Bagi yang berminat pada buku Detik-detik Pembongkaran Agama, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030

Selamat membaca..
DETIK-DETIK PEMBONGKARAN AGAMA
DETIK-DETIK PEMBONGKARAN AGAMA
Rp 65.000
Rp 55.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulDetik-detik Pembongkaran Agama 
No. ISBN-
PenulisNur Khalik Ridwan
PenerbitAr-Ruzz
Tanggal terbit2013
Jumlah Halaman-310
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia

Sinopsis

Keberanian Penulis buku dalam melakukan “revolusi” atas kemapanan tafsir teks agama yang ia “curigai” tidak berpihak pada kalangan arus bawah, tidak sensitif pluralisme, dan cenderung menyokong para pengibar bendera kaum “ Islam borjuis”, sulit dipungkiri. Keberanian ini bisa jadi merupakan milestone bagi Detik-detik Pembongkaran Agama. Keberanian itu, yang pasti, bukanlah omong kosong belaka. Saking beraninya Sang Kelik demikian para koleganya biasa memanggil melakukan revolusi, andai saja ulama-ulama “tradisionalis” Jawa yang memiliki otoritas penuh atas “kerajaan-kerajaan” pesantrennya, atau andai saja kaum tektualis-normatif, atau siapa pun dan pemeluk agama apa pun, yang masing memegangi dan memahami agama dalam makna formal-ritual beserta pengakuan mereka akan keniscayaan klaim kebenaran atas agama yang mereka peluk, mengapa membaca buku ini, niscaya klaim kafir, murtad dan sang penyesat akan segera mereka lontarkan pada penulis buku. Bukan hanya itu, salah-salah fatwa mati pun bisa buru-buru dikeluarkan.

Salah satu doktrin yang coba di Dekonstruksi oleh penulis adalah perihal konsep Muhammad sebagai "Penutup para Nabi" yang seringkali dimaknai secara "hitam-putih", meskipun menurut penulis konsep tersebut memiliki beberapa kelemahan mendasar dari sisi interpretasi, logika dan fenomena rilnya dan tersebut seringkali menimbulkan prahara mencekam hubungan psikologis-sosiologis didalam internal kaum Muslim sendiri.

Buku ini tidak ditujukan bagi “sembarang” orang. Mungkin tidak juga untuk Anda, karena terlalu mengguncangkan. Hanya mereka yang memiliki jiwa revolusioner dan pemahaman inklusif-lah  yang bisa mencerna buku ini dengan akal sehat. Buku ini tidak direkomendasikan bagi mereka yang memiliki penyakit “jantung” karena akan memicu andrenalin dan spot jantung pembaca.

Bagi yang berminat pada buku Detik-detik Pembongkaran Agama, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030

Selamat membaca..

IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme

IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
Rp 55.000
Rp 45.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulIMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
No. ISBN979-8966-06-6
PenulisNasr Hamid Abu-Zayd
PenerbitLKiS
Tanggal terbitMei - 2001
Jumlah Halaman185 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Kapan pun,
Pemikiran memang, sebuah kekafiran. Ia
Diharamkan dan diperangi.
Bersama lajunya zaman, ia
Menjadi sebuah aliran
: bahkan keyakinan dan pembaharuan.

Diatasnya,
Kehidupan terus melaju
Setapak demi setapak
Menuju muara  (Amin al-Khuli)

Penulis Buku ini, Nasr Hamid Abu Zayd yang di Cap SESAT dan KAFIR bahkan MURTAD oleh otoritas ahli agama dan para akademisi ketika mempertahankan Promosi Profesornya di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, baginya ia hanyalah ”pembaca” tradisi. Berangkat dari titik tolak pertanyaan: bagaimana seharusnya memperlakukan warisan intelektual (tradisi) ? Ia sering menamai hubungannya dengan tradisi sebagai ”pertemuan kritis” (al-ta’amul al’naqdy). Karena baginya, model hubungan seperti itulah yang melandasi vitalitas dan keterbukaan dunia intelektual Islam pada abad II dan III Hijriah dalam berinteraksi dengan kebudayaan ”lain”. Pada akhirnya penulis mempertanyakan: bagaimana mungkin tradisi yang pada awalnya adalah ”daya kritis” kemudian kita perlakukan sebagai benda mati yang antik?


Bagi yang berminat pada buku IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
Selamat Membaca.. 
IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
Rp 55.000
Rp 45.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulIMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme
No. ISBN979-8966-06-6
PenulisNasr Hamid Abu-Zayd
PenerbitLKiS
Tanggal terbitMei - 2001
Jumlah Halaman185 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Kapan pun,
Pemikiran memang, sebuah kekafiran. Ia
Diharamkan dan diperangi.
Bersama lajunya zaman, ia
Menjadi sebuah aliran
: bahkan keyakinan dan pembaharuan.

Diatasnya,
Kehidupan terus melaju
Setapak demi setapak
Menuju muara  (Amin al-Khuli)

Penulis Buku ini, Nasr Hamid Abu Zayd yang di Cap SESAT dan KAFIR bahkan MURTAD oleh otoritas ahli agama dan para akademisi ketika mempertahankan Promosi Profesornya di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, baginya ia hanyalah ”pembaca” tradisi. Berangkat dari titik tolak pertanyaan: bagaimana seharusnya memperlakukan warisan intelektual (tradisi) ? Ia sering menamai hubungannya dengan tradisi sebagai ”pertemuan kritis” (al-ta’amul al’naqdy). Karena baginya, model hubungan seperti itulah yang melandasi vitalitas dan keterbukaan dunia intelektual Islam pada abad II dan III Hijriah dalam berinteraksi dengan kebudayaan ”lain”. Pada akhirnya penulis mempertanyakan: bagaimana mungkin tradisi yang pada awalnya adalah ”daya kritis” kemudian kita perlakukan sebagai benda mati yang antik?


Bagi yang berminat pada buku IMAM SYAFI’I; Moderatisme, Eklektisisme, Arabisme, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
Selamat Membaca.. 

MENGGUGAT OTETISITAS WAHYU TUHAN

MENGGUGAT OTETISITAS WAHYU TUHAN
MENGGUGAT OTETISITAS WAHYU TUHAN
Rp 65.000
Rp 55.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulMenggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Nalar Tafsir Gender
No. ISBN
978-602-97504-3-0
PenulisAksin Wijaya
PenerbitMagnum
Tanggal terbitJuni - 2011
Jumlah Halaman276 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Buku yang diberi judul Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Tafsir Nalar Gender karya Aksin Wijaya yang ada ditangan pembaca ini merupakan model kegelisahan “baru” akan dominasi nalar Arab dalam teks keagamaan, dalam hal ini Al-Qur’an. Dikatakan “kegelisahan baru” mengingat pikiran-pikiran yang dilontarkan turut “mempermasalahkan” Mushaf Utsman yang oleh sebagian besar pengkaji Al-Qur’an justeru tidak lagi dipermasalahkan. (Prof. Dr. Nur Kholis Setiawan, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Bagi yang berminat pada buku Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Nalar Tafsir Gender, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..


 
MENGGUGAT OTETISITAS WAHYU TUHAN
MENGGUGAT OTETISITAS WAHYU TUHAN
Rp 65.000
Rp 55.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulMenggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Nalar Tafsir Gender
No. ISBN
978-602-97504-3-0
PenulisAksin Wijaya
PenerbitMagnum
Tanggal terbitJuni - 2011
Jumlah Halaman276 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Buku yang diberi judul Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Tafsir Nalar Gender karya Aksin Wijaya yang ada ditangan pembaca ini merupakan model kegelisahan “baru” akan dominasi nalar Arab dalam teks keagamaan, dalam hal ini Al-Qur’an. Dikatakan “kegelisahan baru” mengingat pikiran-pikiran yang dilontarkan turut “mempermasalahkan” Mushaf Utsman yang oleh sebagian besar pengkaji Al-Qur’an justeru tidak lagi dipermasalahkan. (Prof. Dr. Nur Kholis Setiawan, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Bagi yang berminat pada buku Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan; Kritik Atas Nalar Tafsir Gender, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..


 

AGAMA BORJUIS


AGAMA BORJUIS
AGAMA BORJUIS; Kritik Atas Nalar Islam Murni
Rp 75.000
Rp 65.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulAgama Borjuis; Kritik Atas Nalar Islam Murni
No. ISBN
ISBN 979-3417-23-4
PenulisNur Khalik Ridwan
PenerbitAr-Ruzz
Tanggal terbitFeb - 2004
Jumlah Halaman460 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia

Sinopsis
Membaca Islam Murni tidak hanya cukup dengan “narasi permukaan” belaka, namun harus menggunakan model pengkajian “narasi tak terbaca”, sehingga tampak segala agregasi kepentingan yang berkelindan dalam wacana dan ideologi Islam Murni. Selama ini, yang hadir dalam kajian Islam Murni selalu dipermukaan saja. Oleh karena itu, buku ini merupakan sebuah karya genial menampilkan sebuah kekritisan dan genialitas penulisnya yang tidak tanggung dan superfisial. Walhasil, akan hadir pemahaman-pemahaman baru tentang wacana dan ideologi Islam Murni.

Pemahaman baru yang lahir dari rekonstruksi genial tersebut kembali didukung dengan parafrasa borjuis-proletar, sehingga penulis berhasil membongkar persoalan substansial yang terjadi pada masalah-masalah keagamaan yang selama ini begitu parsial menghegemoni pemahaman umat. Dengan memenangkan konteks daripada teks, berbagai tafsir baru mengemuka yang sangat sensitif terhadap wong cilik dan kaum tertindas. Darisana pula lahir tafsir pluraltas, tafsir pembebasan, tafsir heterogenitas dan tafsir-tafsir lain yang membumio. Oleh karena itu, berdialektikalah dalam wacana yang akan terus melakukan dekonstruksi.
Bagi yang berminat pada buku Agama Borjuis; Kritik Atas Nalar Islam Murni, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..

AGAMA BORJUIS
AGAMA BORJUIS; Kritik Atas Nalar Islam Murni
Rp 75.000
Rp 65.000

PEMESANAN

085756777030


Detail Buku
JudulAgama Borjuis; Kritik Atas Nalar Islam Murni
No. ISBN
ISBN 979-3417-23-4
PenulisNur Khalik Ridwan
PenerbitAr-Ruzz
Tanggal terbitFeb - 2004
Jumlah Halaman460 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia

Sinopsis
Membaca Islam Murni tidak hanya cukup dengan “narasi permukaan” belaka, namun harus menggunakan model pengkajian “narasi tak terbaca”, sehingga tampak segala agregasi kepentingan yang berkelindan dalam wacana dan ideologi Islam Murni. Selama ini, yang hadir dalam kajian Islam Murni selalu dipermukaan saja. Oleh karena itu, buku ini merupakan sebuah karya genial menampilkan sebuah kekritisan dan genialitas penulisnya yang tidak tanggung dan superfisial. Walhasil, akan hadir pemahaman-pemahaman baru tentang wacana dan ideologi Islam Murni.

Pemahaman baru yang lahir dari rekonstruksi genial tersebut kembali didukung dengan parafrasa borjuis-proletar, sehingga penulis berhasil membongkar persoalan substansial yang terjadi pada masalah-masalah keagamaan yang selama ini begitu parsial menghegemoni pemahaman umat. Dengan memenangkan konteks daripada teks, berbagai tafsir baru mengemuka yang sangat sensitif terhadap wong cilik dan kaum tertindas. Darisana pula lahir tafsir pluraltas, tafsir pembebasan, tafsir heterogenitas dan tafsir-tafsir lain yang membumio. Oleh karena itu, berdialektikalah dalam wacana yang akan terus melakukan dekonstruksi.
Bagi yang berminat pada buku Agama Borjuis; Kritik Atas Nalar Islam Murni, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..

AGAMA KEKERASAN

AGAMA KEKERASAN
AGAMA KEKERASAN
Rp 35.000
Rp 25.000

PEMESANAN

085756777030

Detail Buku
JudulAgama Kekerasan
No. ISBN979-97701-0-6
PenulisAbdul Qodir Saleh
PenerbitJuni - 2003
Tanggal terbitFeb - 2004
Jumlah Halaman192 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Buku ini menawarkan sebuah pemetaan terhadap aksi kekerasan yang mengatasnamakan agama dalam lintasan sejarah Indonesia. Pemetaan tersebut merupakan sebuah usaha yang sangat tepat, karena sejauh ini belum ada sebuah pemetaan yang sistematis yang mendeskripsikan dan mengelaborasikan historisitas tindak kekerasan dengan mengatasnamakan agama di Indonesia. Oleh karena itu, buku lebih tepatnya telah melakukan sebuah rekonstruksi terhadap berbagai parsialitas bahasan tindak kekerasan yang ada di Indonesia, khusunya kekerasan yang mengatasnamakan agama. Dari rekonstruksi tersebut diharapkan ada sebuah pemahaman yang sitematis akan berbagai peristiwa kelabu dalam historisitas agama-agama dan agama Negara di Indonesia.

Disamping itu, berbagai tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama itu kemudian ditelaah dari sudut pandang Islam. Bahasan keislaman tersebut dimaksudkan untuk menjadi pedoman dan penghayatan bagi siapapun bahwa Islam merupakan agama yang damai, agama toleran, agama yang mencintai kedamaian dan tidak mentolerir tindak kekerasan apapun bentuk dan subyek obyek dari tindak kekerasan tersebut. Kesalahpahaman, lain kebenaran, dan hilangnya sense of dialogue antar agama, antar budaya, antar etnis, dan antar komponen sosial hanya akan menimbulkan masa depan yang kelabu dan bahkan bisa dikatakan buram dan menyedihkan yang akan membawa kesengsaraan dan kehancuran yang bisa jadi akan menjadi trauma dan sindrom turunan yang akan terus berlangsung sampai pada anak keturunan kita. Bom waktu akan menanti kita kapanpun!

Karena itu, marilah kita bergandengan tangan, hidup dalam damai, pebuh sikap toleransi, berperadaban humanis bersama buku ini.


Bagi yang berminat pada buku AGAMA KEKERASAN, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..


 
AGAMA KEKERASAN
AGAMA KEKERASAN
Rp 35.000
Rp 25.000

PEMESANAN

085756777030

Detail Buku
JudulAgama Kekerasan
No. ISBN979-97701-0-6
PenulisAbdul Qodir Saleh
PenerbitJuni - 2003
Tanggal terbitFeb - 2004
Jumlah Halaman192 hlm
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis


Buku ini menawarkan sebuah pemetaan terhadap aksi kekerasan yang mengatasnamakan agama dalam lintasan sejarah Indonesia. Pemetaan tersebut merupakan sebuah usaha yang sangat tepat, karena sejauh ini belum ada sebuah pemetaan yang sistematis yang mendeskripsikan dan mengelaborasikan historisitas tindak kekerasan dengan mengatasnamakan agama di Indonesia. Oleh karena itu, buku lebih tepatnya telah melakukan sebuah rekonstruksi terhadap berbagai parsialitas bahasan tindak kekerasan yang ada di Indonesia, khusunya kekerasan yang mengatasnamakan agama. Dari rekonstruksi tersebut diharapkan ada sebuah pemahaman yang sitematis akan berbagai peristiwa kelabu dalam historisitas agama-agama dan agama Negara di Indonesia.

Disamping itu, berbagai tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama itu kemudian ditelaah dari sudut pandang Islam. Bahasan keislaman tersebut dimaksudkan untuk menjadi pedoman dan penghayatan bagi siapapun bahwa Islam merupakan agama yang damai, agama toleran, agama yang mencintai kedamaian dan tidak mentolerir tindak kekerasan apapun bentuk dan subyek obyek dari tindak kekerasan tersebut. Kesalahpahaman, lain kebenaran, dan hilangnya sense of dialogue antar agama, antar budaya, antar etnis, dan antar komponen sosial hanya akan menimbulkan masa depan yang kelabu dan bahkan bisa dikatakan buram dan menyedihkan yang akan membawa kesengsaraan dan kehancuran yang bisa jadi akan menjadi trauma dan sindrom turunan yang akan terus berlangsung sampai pada anak keturunan kita. Bom waktu akan menanti kita kapanpun!

Karena itu, marilah kita bergandengan tangan, hidup dalam damai, pebuh sikap toleransi, berperadaban humanis bersama buku ini.


Bagi yang berminat pada buku AGAMA KEKERASAN, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030
 Selamat membaca..


 

ISLAM DAN SAINS MODERN

ISLAM DAN SAINS MODERN
ISLAM DAN SAINS MODERN

Rp 100.000
Rp 90.000

PEMESANAN


085756777030


Detail Buku
JudulISLAM DAN SAINS MODERN  
No. ISBN9789794338445
PenulisNidhal Guessoum
PenerbitMizan
Tanggal terbitAgustus - 2014
Jumlah Halaman664
Berat Buku500 kg
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)140 x 235 
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Di Eropa yang sekular, "kebenaran" sains nyaris diterima tanpa reserve, tanpa sikap kritis. Terhadap teori dan praktis sains modern katakanlah teori evolusi Darwin, pencari partikel fundamental, pencarian teori segala sesuatu kebanyakan orang beranggapan bahwa penyelidikan ilmiah yang berjalan selama ini memang bertujuan mencari hakikat kebenaran tentang alam semesta.

Akan tetapi, di bagian dunia yang lain, sains tengah disoroti secara kritis. Di Amerika dan negara-negara Muslim, misalnya, teori evolusi tengah ditentang keras. Dalam hal ini, kaum Muslim harus berani menghadapi implikasi filosofis/religius/sosial dari perkembangan-pesat sains, apabila mereka hendak menemukan kembali warisan historisnya dan harmonisasinya dengan sains.


Buku ini merupakan salah satu buku terpenting ihwal relasi Islam dan Sains Modern yang wajib dibaca oleh kaum terpelajar Muslim yang peduli dengan perkembangan sains dan umat Islam.

Bagi yang berminat pada buku ISLAM DAN SAINS MODERN, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030

Selamat membaca..
ISLAM DAN SAINS MODERN
ISLAM DAN SAINS MODERN

Rp 100.000
Rp 90.000

PEMESANAN


085756777030


Detail Buku
JudulISLAM DAN SAINS MODERN  
No. ISBN9789794338445
PenulisNidhal Guessoum
PenerbitMizan
Tanggal terbitAgustus - 2014
Jumlah Halaman664
Berat Buku500 kg
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)140 x 235 
KategoriEdisi Wacana Keislaman Kontemporer
Bonus- 
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Di Eropa yang sekular, "kebenaran" sains nyaris diterima tanpa reserve, tanpa sikap kritis. Terhadap teori dan praktis sains modern katakanlah teori evolusi Darwin, pencari partikel fundamental, pencarian teori segala sesuatu kebanyakan orang beranggapan bahwa penyelidikan ilmiah yang berjalan selama ini memang bertujuan mencari hakikat kebenaran tentang alam semesta.

Akan tetapi, di bagian dunia yang lain, sains tengah disoroti secara kritis. Di Amerika dan negara-negara Muslim, misalnya, teori evolusi tengah ditentang keras. Dalam hal ini, kaum Muslim harus berani menghadapi implikasi filosofis/religius/sosial dari perkembangan-pesat sains, apabila mereka hendak menemukan kembali warisan historisnya dan harmonisasinya dengan sains.


Buku ini merupakan salah satu buku terpenting ihwal relasi Islam dan Sains Modern yang wajib dibaca oleh kaum terpelajar Muslim yang peduli dengan perkembangan sains dan umat Islam.

Bagi yang berminat pada buku ISLAM DAN SAINS MODERN, kami melayani paket order. silahkan hubungi no. kontak 085756777030

Selamat membaca..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
2014 Hanya Menjual Buku | Google Indonesia Sponsors: Facebook, Rendi Syahputra